Simpan kartu resep tulisan tangan
Pindai kartu dengan kamera di Saucepan. Aplikasi membaca tulisan tangan menjadi bahan dan langkah. Bandingkan hasilnya dengan kartu, perbaiki yang salah baca, dan simpan foto asli bersama resep. Tulisan tangan berbeda-beda, jadi periksa takaran dan suhu oven terlebih dahulu.
Gratis disimpan. Tidak perlu akun. iPhone hari ini, Android segera hadir.
Cara kerjanya
Foto kartunya
Rata, di bawah cahaya siang jika bisa, dan tidak ada yang menutupi tulisannya.
Pilih Impor, lalu pindai
Saucepan membaca tulisan itu menjadi bahan dan langkah.
Bandingkan dengan kartunya
Periksa takaran dan suhu oven dulu. Ini angka yang paling merugikan jika salah baca.
Simpan bersama aslinya
Foto tetap berada di samping versi bersih. Tambahkan siapa yang menulisnya di catatan.
Saat tulisannya sulit dibaca
Kartu lama memakai singkatan seperti "oleo" atau "mentega sebesar telur", dan tinta yang pudar sulit dibaca siapa pun. Saucepan memberi Anda draf pertama. Anda adalah pemeriksa terakhir.
- Perbaiki kata yang salah baca langsung di draf. Simpan foto untuk bagian yang hanya Anda yang bisa membacanya.
- Tambahkan catatan singkatan agar orang berikutnya bisa memasaknya.
- Ketik sendiri apa pun dari bagian belakang kartu.
Lalu masak.
Resep yang disimpan terbuka di Mode Masak: satu langkah dalam satu waktu, dengan huruf besar. Ketuk waktu untuk memulai timer. Timer berbunyi seperti alarm, bahkan saat senyap.
Tambahkan yang Anda perlukan ke Belanjaan, atau tambahkan resepnya ke rencana makan Anda.
Pertanyaan
Seberapa bagus pembacaan tulisan tangan?
Hasilnya bergantung pada tulisan tangan. Tulisan rapi terbaca dengan baik, tulisan sambung cepat kurang. Selalu bandingkan takaran dengan kartunya.
Apakah foto asli tetap ada?
Ya. Disimpan di sebelah versi yang bersih.
Bisakah saya menyimpan banyak kartu keluarga di satu tempat?
Ya. Buat koleksi, seperti milik nenek, dan bagikan ke keluarga.
Bisakah saya memindai kartu yang ternoda atau pudar?
Anda bisa mencoba. Fotonya tetap disimpan apa pun hasilnya, jadi Anda tidak pernah kehilangan yang asli.